BAB2 PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN. anwar.poltekbiskal. Views
EDJdG9A. PENGANTAR BISNIS BAB 2 PERUSAHAAN & LINGKUNGAN PERUSAHAAN Perusahaan Perusahaan adalah sutu organisasi dimana sumber daya input dasar seperti bahan dan tenaga kerja dikelola serta diproses untuk menghasilkan barang atau jasa output kepada pelanggan. Hampir di semua perusahaan mempunyai tujuan yang sama, yaitu memaksimalkan laba. Jenis perusahaan dibedakan menjadi tiga, yaotu perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, dan perusahaan jasa. Sedangkan bentuk dari perusahaan itu sendiri dibedakan menjadi perusahaan perseorangan dan persekutuan perseroan. kedudukan dan letak perusahaan Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Ketepatan pemilihan letak dan tempat perusahaan akan memberikan bantuan yang sangat berharga, baik dalam kaitannya dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan maupun dalam kaitannya efesien biaya produksi. Dengan demikian, letak dan tempat kedudukan perusahaan harus diputuskan dengan hati-hati dengan dasar fakta yang lengkap, ditinjau dari aspek ekonomi maupun aspek teknis. Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintahan, lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya. Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik. dan lembaga sosial Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya faktor produksi. Perusahaan ada karena adanya kebutuhan manusia yang tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah proses di suatu tempat yang di sebut Perusahaan. Perusahaan Jasa Manufaktur Dagang • PT. Bank Mandiri Persero Tbk • PT Indofood Sukses Makmur Tbk • PT Gramedia • PT Blue Bird Tbk • PT Dua Kelinci lembaga sosial bersifat sukarela, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolong dan membantu tanpa mencari keuntungan. Contoh lembaga sosial PMI Palang Merah Indonesia Badan SAR Nasional Papillion PT. Pertamina Pemadam Kebakaran macam lingkungan perusahaan & pengaruhnya terhadap perusahaan Lingkungan Eksternal Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan. Lingkungan eksternal meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang beroperasi di dalam lingkungan kerja industri organisasi. Variabel-variabel eksternal ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang, Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi a. Lingkungan eksternal makro, adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh • Keadaan alam SDA, lingkungan. • Politik dan hankam kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam negara dimana perusahaan berada menciptakan. • Hukum • Perekonomian • Pendidikan dan kebudayaan • Sosial dan budaya • Kependudukan • Hubungan internasional. b. Lingkungan eksternal mikro, adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh • Pemasok / supplier yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan. • Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen. • Teknologi yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll. • Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan. Lingkungan Internal Lingkungan internal dalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contoh • Tenaga kerja • Peralatan dan mesin • Permodalan pemilik, investor, pengelolaan dana • Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan • Sistem informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan. PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN Kondisi bisnis banayak berpengaruh pada pada kehidupa kita. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia. Istilah tanggung jawab sosial menunjukan pertimbangan manajemen tentang pengaruh sosial disamping juga pengaruuh ekonomi dari keputusan-keputusan nya. Perusahaan dalam Masyarakat yang pluralistik Masyarakat pluralistic adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam hal ini, pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertahankan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi. Kesan Negatif Tentang Perusahaan Kritik terhadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pertimbangan ekonomi,moral,etik dan juga menyangkutlingkungan fisik. Polusi udara juga meningka Usaha-usaha untuk memperbaiki kesan negative Untuk memperbaiki adanya kesa-kesan negative dari masyarakat terhadap perusahaan,tentunya perusahaan tidak menciptakan masalah yang negative serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat humas yang efektif. Kegiatan humas yang baik harus dapat menciptakan komunikasi dua arah yang serasi antara perusahaaan dengan pemerintah dan masyarakat, bukannya hanya berproganda saja. LINGKUNGAN FISIK,ENERGI DAN KONSERVASI Dari masalah-masalah ekonomi dan sosial, salah satu masalah yang sangat sulit diatasi dan memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik. Di beberapa Indonesia, seperti jakartadan Surabaya. Dampaknya dapat dirasakan dalam jangka waktu lama karena munculnya penyakit-penyaakit yang diakibatkan oleh pencemaran tersebut. EKOLOGI Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Kualitas lingkungan kita sudah semakin menurun. Hal ini terutama disebabkan oleh kombinasi dari tiga faktor 1. semakin meningkat nya konsentrasi penduduk 2. perkembangan teknologi baru 3. semakin meningkat nya kemakmuran ekonomi Macam-macam Polusi Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam diman kita hidup dan bekerja. Pencemaran Udara Polusi udara ini menimbulkan dampak negative yang biasanya di kaitkan dengan penyakit jantung dan pernapasan. Tetapi, dapat diduga bahwa pencemaran udara seperti ini berpengaruh negative pada kesehatan badan setiap orang. Pencemaran Air Cukup banyak kasus pencemaran air di Indonesia yang berasal dari berbagai macam sumber, seperti lingkungan industri, pemukiman,dan lingkungan pertanian. Penggunaan pupuk yang mempunyai kandungan nitrat cukup banyak dapat menyebabkan polusi air baik dipermukaan maupun di bawah tanah. Pencemaran Sampah Awet Hal-hal yang berkaitan dengan sampah awet akan selalu menjadi persoalan. Sering smapah awet, sperti kaleng bekas,botol,karet dan plastic,sulit mendapatkan pembuangan ditanam pun tidak lekas larut dalam tanah. Di Indonesia data tentang sampah awet ini belum tersedia sehingga tidak kita ketahui volumenya. Energi Dan konsentrasi Di Indonesia sumber energi minyak bumi sudah lama di gunakan di smping batu bara dan air. Namun demikian orang tetap melakukan penghematan energi yang kenyataannya dapat menghemat pengeluaran cukup banyak. Untuk jangka panjang penhematan seperti ini juga akan berpengaruh pada kelestarian sumber-sumber yang ada. LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPANJANGAN Alasan-alasan bagi meningkat nya pengeluaran Pemerintah Di kota-kota besar seperti Jakarta,Surabaya dan sebagainya telah mengalamiproses urbanisasi dengan pesat. Untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat pemerintah telah membangun taman bagi keperluanrekreasi,perpustakaan,museum dan pusat-pusat rekreasi serta kebudayaan yang lain. Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Apabila pengeluaran pemerintah lebih besar dari penghasilan nya, maka akan terjadi defisit. Jumlah uang dipinjam dengan cara ini disebut utang Negara. Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah antara lain A. pajak tidak langsung B. pajak langsung secara keseluruhan penerimaan pemerintah dapat diperoleh dari • penerimaan dalam negeri • penerimaan pembangunan sedangkan seluruh pengeluaran pemerintah dikelompokkan ke dalam • pengeluaran rutin • pengeluaran pembangunan LINGKUNGAN HUKUM Hukum public yang ada di Indonesia dapat di kelompokkan ke dalam 1 hukum public 2 hukum privat. LINGKUNGAN PEMERINTAH • Perhatian Pemerintah terhadap kegiatan usaha Keuntungan ekonomi juga merupakan alas an bagi pemerintah untuk memberikan bantuan, disamping alasan keamanan dan alasan ini. di bidang Transportasi Tidak sedikit bantuan pemerintah di bidang transportasi. Hampir di setiap faktor pengangkutan, pemerintah banyak memegang peranan . B,Bantuan pada perusahaan perusahaan kecil Bantuan kepada perusahaan kecil dapat di golongkan ke dalam tiga golongan yaitu • bantuan financial • bantuan pemberian kontrak • bantuan teknik dan manajemen di bidang komunikasi Bidang komunikasi meliputi kegiatan siaran radio,televise,telepon,dan sebagainya hampir seluruhnya dikuasai dan di atur oleh pemerintah. LINGKUNGAN INTERNASIONAL Lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep keseluruahn yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. *Neraca Pembayaran Internasional Keadaan perekonomian internasinal beberapa Negara ditunjukkan dalam neraca pembayaran. *perusahaan multinasional multinational corporation Perusahaan multi nasional kebanyakan barasal dri Negara eropa,amerika dan jepang. *kegiatan multinational Perusahaan multinational bertujuan memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu Negara saja,tetapi juga ke Negara lain. *ciri-ciri Perusahaan Multinational PBB dalam laporan tahun 1973 mendefinisikan perusahaan multinational sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokok nya meliputi usaha pengolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikit nya dua Negara. *Kebaikan dan keburukan Perusahaan Multinational Berikut ini diuraikan kebaikan dan keburukan didirikan nya perusahaan multinational bagi Negara pngundang, terutama Negara sudah berkembang. Perusahaan Multinational *menambah devisa Negara *mengurangi kebutuhan devisa DLL. perusahaan multinational. *makin banyak nya perusahaan multinational DLL. *Lembaga-lembaga yang membantu Perdagangan International Untuk menjual barang ke luar negeri barang dari luar negeri di butuhkan adanya lembaga perantara. Perantara ini disebut middlemen, di bedakan ke dalam empat golonga. Export and Import Commision House B. Merchant Expoters and importers C. Manufactures Export Agents D. Export and Import Brokers. *Perkembangan impor dan ekspor Indonesia Barang yang termasuk kategori bukan minya dikelompokkan lagi menjadi. A,golongan barang utama kayu,karet,timah dan minyak DLL. barang lain kopra,barang tambang,bahan makanan DLL. Impor yang dilakukan oleh Indonesia selama meliputi tiga macam gaolongan barang konsumsi beras,tepungterigu,tekstil DLL. baku dan penolong cengkeh,bahan kimia DLL. Modal mesin ,Generator listrik DLL dalam melihat bisnis dan lingkungan Pengelolaan lingkungan industri merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar industri tetap berjalan dan berkelanjutan. Lingkungan sebagai salah satu pilar dari tiga pilar pembangunan berkelanjutan mempunyai peranan penting dalam keberlangsungan industri. Pembangunan industri berkelanjutan mencakup tiga aspek yaitu lingkungan Environment, ekonomi Economy dan sosial/ kesempatan yang sama bagi semua orang Equity dikenal sebagai 3E. Aspek lingkungan tidak berdiri sendiri namun sangat terkait dengan dua aspek lainnya. Dalam kegiatan internal industri peluang untuk memadukan aspek lingkungan dan ekonomi sangat besar, tergantung bagaimana cara mengelola lingkungan dengan bijak dan menguntungkan. Faktor sosial yang sebagian besar menyangkut masyarakat sekitar atau di luar industri juga sangat terkait dengan pengelolaan lingkungan dengan ekonomi dan sosial dalam suatu kegiatan industri mencakup beberapa hal, di antaranya adalah biaya pengelolaan, bisnis, investasi, citra perusahaan, perdagangan, serta kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar. 1 Biaya Berkaitan dengan Pengelolaan Lingkungan Apabila perusahaan ditanya mengenai biaya yang berkaitan dengan lingkungan maka jawaban yang pertama kali adalah biaya pengelolaan atau lebih sempit lagi biaya pengolahan limbah. Biaya yang berkaitan dengan lingkungan bagaikan fenomena gunung es di laut iceberg. Gunung es di laut yang tampak hanyalah bagian di atas permukaan , namun bagian terbesar adalah yang berada di bawah permukaan laut. Bagian yang tampak dari gunung menggambarkan biaya pengolahan limbah, yang hanya nampak kecil. Namun bagian yang tak tampak dari gunung es menggambarkan biaya yang berkaitan dengan biaya peraturan, biaya sertifikasi, biaya litigasi, biaya pembuangan dan penimbunan, biaya bahan yang hilang menjadi limbah, biaya menjaga citra perusahaan, dan biaya lain yang berkaitan dengan pengurusan permasalahan lingkungan. Dengan demikian maka sebenarnya biaya terkait dengan pengelolaan lingkungan bagi industri sangat besar, dan biaya ini semakin tinggi bagi industri yang mengabaikan lingkungan. Lingkungan dan Bisnis Pengelolaan lingkungan terkait erat dengan bisnis maupun perdagangan global. Sertifikasi sistem manajemen lingkungan ISO 14001 merupakan salah satu aspek lingkungan dengan bisnis dan perdagangan global. Keterkaitan pengelolaan lingkungan industri dengan bisnis Banyak industri yang melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik karena dorongan bisnis, dan hal ini merupakan sesuatu yang positif bagi lingkungan. Pemakaian bahan berbahaya dan beracun baik pada proses maupun produk semakin mendapat tekanan dari konsumen. Ada beberapa kasus pembeli yang membatalkan permintaan akan produk industri hanya karena perusahaan tidak melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik. Lingkungan dan Investasi Perbankan Dalam rangka investasi untuk pendirian industri dilakukan studi kelayakan baik aspek ekonomi, teknik dan lingkungan. Meskipun dari sisi kelayakan ekonomi dan teknik telah terpenuhi, namun apabila kelayakan lingkungan tidak terpenuhi maka investor atau bank tidak akan mengucurkan dana bagi keperluan investasi. Terkait dengan hal dimaksud, Bank Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia PBI tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum, yang mengatur bahwa penilaian terhadap prospek usaha sebagai unsur kualitas kredit, meliputi penilaian terhadap upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup. Pada Pasal 10 mengenai Kualitas Kredit ditetapkan berdasarkan faktor penilaian sebagai berikut a. prospek usaha; b. kinerja performance debitur; dan c. kemampuan membayar. Pasal 11 ayat 1 menyebutkan bahwa Penilaian terhadap prospek usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf a meliputi penilaian terhadap komponen-komponen sebagai berikut a. potensi pertumbuhan usaha; b. kondisi pasar dan posisi debitur dalam persaingan; c. kualitas manajemen dan permasalahan tenaga kerja; d. dukungan dari grup atau afiliasi; dan e. upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup. Lingkungan dan Citra Perusahaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang disingkat PROPER merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup KLH untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi. Prinsip dasar dari pelaksanaan PROPER adalah mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrument insentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang baik dan instrumen disinsentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang buruk. Sistem peringkat kinerja PROPER mencakupi pemeringkatan perusahaan dalam 5 lima peringkat warna yang mencerminkan kinerja pengelolaan lingkungan secara keseluruhan, yaitu emas, hijau, biru, merah dan hitam Perusahaan berperingkat merah dan hitam merupakan perusahaan yang belum taat, perusahaan berperingkat biru adalah perusahaan yang taat, sedangkan perusahaan hijau dan emas adalah perusahaan yang pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan. Dengan demikian untuk perusahaan berperingkat emas, hijau, dan biru mendapatkan insentif reputasi, sedangkan perusahaan yang berperingkat merah dan hitam mendapatkan disinsentif reputasi. Peringkat merah dan hitam menunjukkan pengelolaan lingkungan yang masih kurang, dan pada gilirannya industri harus mengeluarkan sumberdaya yang dipunyai untuk memperbaiki pengelolaan dan kinerja lingkungannya. Peringkat merah dan hitam selain menyangkut citra perusahaan juga berhubungan dengan bisnis dan investasi. Lingkungan dan Issu Global Pemanasan global global warming, terbentuknya lubang ozon merupakan contoh issu global lingkungan di antaranya disebabkan oleh kegiatan industri. Konsentrasi karbon dioksida hasil pembakaran hidrokarbon meningkat tajam sejak terjadinya Revolusi Industri, diyakini sebagai penyebab terjadinya pemanasan global. Pemanasan global ini dengan mudah dapat disamakan dengan efek rumah kaca greenhouse effect. Rumah kaca apabila terkena sinar matahari maka suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi dibanding dengan suhu di luar. Demikian pula pengaruh kadar karbon dioksida yang tinggi di atmosfer mepunyai efek yang sama dengan rumah kaca. Dengan semakin tingginya emisi karbon dioksida, industri dituntut untuk menggunakan energi dengan efisien dan mengurangi emisi karbon dioksida. Program Mekanisme Pembangunan Bersih [Clean Mechanism Develpomant] dikembangkan untuk mengurangi emisi karbon dioksida secara global. Lubang ozon ozone depletion merupakan permasalahan lingkungan terkini terkait dengan kegiatan industri. Ozon O3 di lapisan statosfer berfungsi menyerap radiasi ultraviolet uv membentuk senyawa oksigen O2 dan radikal oksigen O*. Dalam keadaan setimbang akan terjadi reaksi balik antara oksigen dengan radikal oksigen membentuk ozon. Adanya emisi CFC di bagian atas atmosfer akan bereaksi dengan radiasi ultraviolet menghasilkan radikal khlorine Cl. yang selanjutnya berfungsi sebagai katalis peruraian ozon. Pembatasan pemakaian bahan-bahan kimia penyebab kerusakan ozon dilakukan agar terbentuknya lubang ozon dapat dicegah. Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan Produksi dan konsumsi berkelanjutan adalah penggunaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dan meningkatkan kualitas kehidupan, dengan meminimalkan pemakaian sumber daya alam dan bahan-bahan beracun, memperkecil timbulan limbah dan pencemar selama daur hidup produk sehingga tidak mengorbankan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya. Pengelolaan lingkungan bagi industri tidak hanya terbatas pada lingkungan internal dan sekitarnya saja tetapi sangat terkait dengan pengelolaan sumber daya yang diperlukan, pemakaian produk oleh konsumen sampai pada pertimbangan bagaimana bila produk sudah tidak digunakan lagi dan menjadi limbah. Konsumen mempunyai peran penting dalam menentukan keberlangsungan industri. Kampanye mengenai produk berwawasan lingkungan green product memaksa industri untuk selalu mendesain produk yang ramah lingkungan. Sumber
Besok adalah hari bumi, acara tahunan di mana 1 milyar orang di 192 negara mengambil tindakan untuk mendukung perlindungan lingkungan di mana kita semua bergantung. Jadi, apa yang harus dilakukan dengan bisnis Anda? Banyak, seperti yang Anda akan menemukan dalam artikel ini. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa hanya 100 perusahaan bertanggung jawab 71% dari emisi gas rumah kaca global sejak tahun 1988, begitu jelas, mengubah praktik bisnis dapat memiliki dampak besar pada keberlanjutan kehidupan manusia di bumi. Tetapi bahkan jika Anda memiliki atau bekerja di perusahaan yang jauh lebih kecil daripada yang ada di daftar itu, masih banyak yang dapat Anda lakukan untuk memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Dari memeriksa rantai pasokan Anda untuk mengubah penggunaan energi atau moda transportasi Anda, perubahan kecil dapat berdampak besar. Daur ulang dapat membantu Anda menggunakan sumber daya yang lebih baik. Gambar sumber Envato elemenDalam artikel ini, kita akan melihat isu-isu etis lingkungan dalam bisnis. Kami akan menentukan etika lingkungan dan menjelaskan bagaimana dapat diterapkan dengan dunia bisnis, dan kemudian kita akan melihat isu-isu penting yang sepuluh pada yang Anda dapat mengambil tindakan sederhana untuk memperbaiki lingkungan, bukan hanya pada hari bumi tetapi sepanjang tahun. 1. Apakah etika lingkungan? Pertama, mari kita menentukan etika lingkungan. Meskipun istilah dapat memiliki arti yang berbeda, ringkasan yang baik adalah dalam karya ini oleh Laszlo Zsolnai di Universitas Budapest. Prinsip yang mendasari etika lingkungan adalah bahwa alam memiliki nilai intrinsik. Ini berarti bahwa alam dan bagiannya tidak hanya berarti untuk mencapai satu tujuan tetapi berakhir di dan untuk diri mereka sendiri. Ini terdengar cukup sederhana, tapi itu sebenarnya cukup radikal pembalikan berabad-abad antroposentris pemikiran. Selama berabad-abad, itu mudah untuk percaya bahwa alam ada bagi manusia untuk mengeksploitasi. Pohon yang lain kita bisa ditebang dan mengkonversi ke gedung-gedung megah, semakin baik kualitas hidup kita. Batubara kami bisa tambang untuk bahan bakar, semakin banyak energi yang kami telah tersedia untuk pabrik-pabrik listrik dan menghasilkan lebih banyak barang yang meningkatkan kualitas hidup. Dan terbaik dari semua, tidak peduli berapa banyak kita digunakan, ada adalah selalu banyak lebih tersedia. Tetapi dalam beberapa dekade terakhir, ini menjadi jelas bahwa hal ini tidak lagi benar. Sebagai ekonomi kita telah berkembang, dampak kami pada lingkungan telah berkembang ke titik di mana kita semakin menipis sumber daya yang tersedia, menyebabkan kepunahan ribuan spesies binatang, dan mengubah iklim planet kita. Banyak bisnis, bagaimanapun, terus beroperasi pada model tradisional. Etika lingkungan bertujuan untuk mempertanyakan asumsi dasar bahwa alam yang ada untuk kepentingan kita. Jika alam memiliki nilai intrinsik, bagaimana seharusnya yang mengubah cara perusahaan Anda menggunakan energi atau paket yang produk atau memperlakukan hewan? Ini sebenarnya dapat memiliki implikasi besar bagi cara Anda berbisnis. Kami akan melihat semua itu di sisa artikel ini. 2. Bagaimana etika lingkungan yang berlaku untuk bisnis Mengapa Anda harus mempertimbangkan etika lingkungan dalam bisnis Anda? Bahkan jika Anda menerima bahwa melindungi lingkungan penting, Bukankah itu pekerjaan peraturan pemerintah? Tidak boleh bisnis hanya beroperasi sesuai motif memaksimalkan profit? Dan tidak akan etika lingkungan sial ini berakhir makan ke bottom line? Hambatan untuk mempertimbangkan etika lingkungan Untuk banyak usaha kecil, biaya adalah kekhawatiran. Satu studi menemukan bahwa 78% dari usaha kecil tidak ada sistem manajemen lingkungan. Meski demikian, sebagian besar pemilik bisnis benar-benar ingin untuk mengurangi dampak lingkungan mereka, tapi diadakan kembali oleh "kendala sumber daya" serta faktor-faktor lain seperti kurangnya dukungan atau bimbingan. Permasalahan adalah tekanan kompetitif. Jika pesaing Anda mengimpor barang-barang murah dengan tidak mempedulikan kelestarian lingkungan, tidak akan Anda berada di suatu kerugian jika Anda bersikeras pada standar etika tertinggi? Ini adalah kekhawatiran yang valid. Bahkan jika sebuah bisnis tidak semua tentang keuntungan, itu perlu untuk membuat keuntungan untuk bertahan hidup. Dan meskipun beberapa kebijakan lingkungan juga dapat memiliki dampak positif bottom-line, orang lain dapat menambah biaya. Yang penting adalah untuk melihat dampak keseluruhan untuk bisnis Anda, termasuk efek positif, yang kita akan melihat sekarang. Manfaat mengingat etika lingkungan Ada banyak manfaat sampingan untuk menjadi sebuah bisnis yang berdiri untuk sesuatu yang lain keuntungan. Anda mungkin menikmati citra merek positif, sehingga pelanggan akan membeli produk Anda bahkan jika mereka sedikit lebih mahal daripada bersaing. Sebagai contoh, perusahaan Inggris yang saudara-saudara kita berdiri menjual pakaian lelaki yang datang dengan rincian lengkap dampak sosial dan lingkungan produksi. Anda dapat dengan mudah menemukan baju yang lebih murah dari ritel rantai dengan standar longgar, tetapi banyak pelanggan bersedia membayar lebih untuk ketenangan pikiran yang berasal dari membeli sesuatu selaras dengan nilai-nilai mereka sendiri. Anda juga dapat menarik karyawan lebih baik jika Anda menarik untuk nilai-nilai mereka sendiri dan posisi diri Anda sebagai tempat yang bagus untuk bekerja untuk alasan etika serta keuangan. Survei menemukan bahwa millennials, khususnya, lebih termotivasi oleh nilai-nilai daripada uang. Pertimbangkan 2015 artikel ini meringkas penelitian terbaru Lebih dari 50% dari millennials mengatakan mereka akan mengambil dipotong untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan nilai-nilai mereka, sementara 90% ingin menggunakan keterampilan mereka untuk selamanya. Sederhananya, ada nilai bisnis yang jelas untuk memiliki nilai-nilai bisnis. Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang ini dalam tutorial berikut 3. apa yang dapat Anda lakukan 10 isu-isu penting untuk mempertimbangkan Jadi sekarang bahwa kita telah membahas etika lingkungan apa artinya dan bagaimana berhubungan dengan bisnis Anda, mari kita mendapatkan praktis. Apa yang dapat Anda lakukan untuk mempraktekkan etika lingkungan di perusahaan Anda? Spesifikasi dapat bervariasi tergantung pada jenis perusahaan ini dan industri apa Anda berada di, namun ada beberapa benang. Berikut adalah sepuluh isu yang penting bagi Anda untuk mempertimbangkan, dengan ide-ide tentang apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan praktik lingkungan Anda. 1. full akuntansi biaya Gagasan utama dari etika lingkungan adalah bahwa alam memiliki nilai intrinsik dan tidak diperlakukan hanya sebagai sumber daya untuk digunakan. Tapi akuntansi tradisional tidak sesuai dengan visi tersebut. Ini hanya mengukur biaya moneter yang langsung, dengan tidak akuntansi untuk hal-hal seperti polusi dan limbah lingkungan, yang kadang-kadang disebut sebagai "eksternalitas negatif" dalam teori ekonomi. Agar konsisten dengan etika lingkungan, Anda akan perlu untuk memperhitungkan eksternalitas tersebut. Salah satu pendekatan disebut penuh akuntansi biaya, atau kadang-kadang lingkungan akuntansi biaya penuh. Ini adalah daerah yang kompleks, tapi aku ingin menyederhanakan dengan memikirkan mereka tanda-tanda yang kadang-kadang Anda melihat di toko-toko "Jika Anda melanggar, Anda membayar untuk itu." Akuntansi biaya penuh bertujuan untuk menangkap bisnis biaya yang sebenarnya dengan mengukur sumber daya menggunakan, limbah dan polusi yang dihasilkannya dan dampak sosial dan lingkungan lainnya. Jadi, mempertimbangkan untuk menerapkan akuntansi biaya penuh untuk bisnis Anda. Ianya tidak 'cepat memperbaiki' dengan cara apapun, tapi waktu akan sia-sia. Segala sesuatu yang tercantum dalam artikel ini, ini adalah salah satu yang paling pasti untuk membantu Anda berpikir secara berbeda tentang bagaimana bisnis Anda beroperasi. 2. energi efisiensi Aku hanya bilang 'cepat memperbaiki'? Item ini berikutnya pasti jatuh ke dalam kategori tersebut. Hanya dengan meninjau penggunaan energi Anda dan mengidentifikasi cara untuk menjadi lebih efisien, Anda dapat membantu lingkungan sementara juga menghemat uang. Gunakan panduan bisnis ini lebih baik untuk penghematan energi untuk membantu Anda berjalan melalui langkah-langkah. Pada dasarnya, Anda hanya perlu memeriksa kantor, Toko, pabrik atau tempat kerja lainnya untuk mematuhi energi dasar akal sehat. Sebagai contoh Apakah Anda menggunakan lampu hemat energi? Pemanasan dan pendinginan sistem benar dikontrol oleh termostat? Adalah jendela dan pintu terisolasi untuk menghentikan semua yang mahal pendingin/pemanas melarikan diri? Peralatan komputer Anda beroperasi secara efisien? Anda dan karyawan Anda secara teratur beralih hal ketika tidak di gunakan? Sedangkan item pertama adalah tentang memikirkan kembali bisnis Anda dalam gambaran besar, ini adalah tentang menang kecil yang dapat menambahkan hingga penghematan yang signifikan. Periksa tips hemat energi kerja ini untuk lebih banyak gagasan. 3. energi sumber Juga melihat penggunaan energi, Anda dapat mengevaluasi sumber-sumber energi. Ada banyak alternatif untuk bahan bakar fosil hari ini, dan Anda dapat beralih ke pemasok energi yang menghasilkan energi dari sumber terbarukan. Sebagai contoh, di Inggris, ada beberapa perusahaan, seperti Ecotricity dan energi yang baik, yang menyediakan listrik untuk rumah dan bisnis dari sumber-sumber seperti tenaga angin dan solar panel. Penyedia yang serupa ada di lain negara juga, jadi melakukan riset untuk menemukan mereka di daerah Anda dan mendapatkan penawaran. Ini adalah cara sederhana lain untuk mengurangi dampak lingkungan bisnis Anda dan karbon. 4. rantai pasokan Ketika bisnis melihat dampak lingkungan mereka, mereka sering fokus pada kontribusi langsung mereka sendiri. Tapi, seperti yang kita lihat, etika lingkungan menuntut pendekatan yang lebih holistik. Jadi, memeriksa seluruh rantai suplai semua perusahaan yang menyediakan semua komponen untuk produk akhir. Tanyakan pada diri sendiri Bagaimana komponen-komponen dibangun? Bagaimana mereka diangkut? Bagaimana bahan asli Diperoleh? Apa seluruh proses terlihat seperti dari pertambangan bahan baku melalui ke item selesai mencapai konsumen? Lihatlah setiap langkah dari proses dan mengidentifikasi dampak lingkungan penuh pada setiap tahap, dan kemudian mencari peluang untuk perbaikan. Jika informasi tersebut tidak tersedia, kemudian meminta untuk itu. Jika pemasok tidak mau mematuhi praktik lingkungan yang terbaik, mencari satu yang akan. Ini adalah item lain yang akan memakan waktu, tetapi memiliki besar hadiah. 5. Kemasan Hari Bumi tahun ini memiliki fokus tertentu pada mengakhiri polusi plastik. Mayoritas dunia plastik berakhir di lautan, mana memecah menjadi potongan-potongan kecil yang membunuh kehidupan laut. Ada 51 triliun microplastic partikel di Samudera hari ini — 500 kali lebih dari jumlah bintang di galaksi kita. Banyak dari ini adalah kemasan yang tidak perlu atau penyimpanan — misalnya, Amerika membuang sekitar 100 miliar kantong plastik setiap tahun, dengan setiap kantong yang digunakan untuk hanya 12 menit dan mengambil tahun untuk terurai. Anda dapat menemukan fakta-fakta ini dan lebih banyak di bumi hari plastik polusi kuis. Apakah bisnis Anda memberikan kontribusi untuk polusi plastik atau membantu untuk meringankan itu? Jika Anda telah berkontribusi, kemudian melihat alternatif Memotong kemasan yang tidak perlu produk Anda. Ganti kemasan plastik dengan bahan-bahan ramah lingkungan yang akan terurai dengan cepat atau, idealnya, wadah tahan lama yang dapat digunakan kembali. Menjalankan kampanye atau menyediakan insentif untuk mendorong pelanggan untuk kembali atau daur ulang kemasan. 6. animal Welfare Gagasan utama dari etika lingkungan — bahwa alam memiliki nilai intrinsik-juga berlaku untuk hewan. Spesies lain tidak menempatkan di bumi untuk kami eksploitasi; mereka memiliki hak untuk perlakuan yang adil. Apa yang berarti dalam praktek adalah bagi Anda untuk bekerja sesuai dengan kerangka kerja etika Anda sendiri. Beberapa orang akan ingin menghindari setiap dan semua penggunaan produk-produk hewani, sementara orang lain dapat memilih untuk bersikeras bahwa hewan diperlakukan secara manusiawi. Mengingat etika lingkungan berarti mengingat dampak dari praktik bisnis Anda pada spesies lain dan memutuskan apa kebijakan untuk diletakkan di tempat untuk mengurangi atau meningkatkan dampak itu. Sebagai contoh, Apakah Anda atau Anda menggunakan produk yang diuji pada hewan? Lakukan proses produksi Anda melibatkan membersihkan lahan dan menghancurkan hewan habitat? Sekali Anda telah dinilai dampak, memutuskan mana untuk menarik garis dan standar kesejahteraan hewan apa permintaan dari pemasok Anda dan bisnis Anda sendiri. 7. polusi Ada kemungkinan bahwa bisnis Anda menciptakan polusi dalam berbagai cara, dari energi Anda menggunakan langsung polusi dari proses manufaktur. Jadi, memeriksa cara untuk mengurangi itu. Sebagai contoh, Anda bisa mencari cara untuk memproduksi produk Anda dengan lebih sedikit emisi, atau mengurangi carbon footprint Anda secara keseluruhan menerapkan perubahan energi yang kita bicarakan sebelumnya atau mengubah kebijakan transportasi Anda lebih pada berikutnya. Atau jika Anda tidak bisa mengurangi polusi, Anda bisa melihat ke dalam menggunakan offset. Berikut adalah sumbangan yang Anda buat untuk berinvestasi dalam energi bersih atau menanam pohon untuk mengimbangi kerusakan yang Anda lakukan. Salah satu contoh adalah mana Anda dapat menghitung jejak perusahaan Anda dan membuat sumbangan amal untuk mengimbanginya. 8. transportasi Transportasi adalah sumber utama pencemaran dan dampak lingkungan lainnya negatif, jadi memeriksa cara manusia dan produk yang diangkut dalam perusahaan Anda. Dapat Anda mengurangi kebutuhan transportasi misalnya, dengan beralih ke pemasok lokal atau beralih ke transportasi ramah lingkungan lain misalnya melatih bukan pesawat? Juga mempertimbangkan cara untuk mendorong staf untuk menggunakan pilihan transportasi ramah lingkungan. Sebagai contoh, beberapa bisnis memberikan insentif bagi staf mereka yang bepergian untuk bekerja melalui transportasi umum daripada mobil, atau untuk berbagi tumpangan daripada mengemudi secara individual. Anda juga dapat membuat tabungan lingkungan dan moneter mengadakan lebih banyak pertemuan melalui videoconference bukan terbang orang ke lokasi yang berbeda. Dan memungkinkan orang untuk bekerja dari rumah dapat menghindari polusi dari perjalanan. 9. sumber daya penggunaan Kami berbicara tentang Kemasan sudah, tapi bisnis menggunakan banyak sumber daya lain. Jadi, memeriksa praktek-praktek Anda dan melihat di mana Anda dapat membuat perbaikan. Sebagai contoh Dapat Anda mendaur ulang lebih? Anda bisa menggunakan kurang untuk memulai dengan? Dapat Anda pergi gratis kertas di kantor Anda, atau setidaknya mengurangi tidak perlu dokumen? Pikirkan kurang satu item dan lebih dalam hal mengulangi proses. Misalnya, jika Anda menjalankan sebuah kafe, perubahan kecil seperti menyediakan makanan dan minuman di reusable bukan sekali pakai wadah bisa membuat perbedaan besar dari waktu ke waktu. 10. meletakkan itu dalam praktek Semua hal-hal yang telah kita bicarakan penting, tapi Anda tidak dapat melakukannya sendiri. Untuk menjadi sukses, Anda akan perlu untuk mendapatkan Anda Staf on board, memastikan bahwa mereka memahami pentingnya etika lingkungan dan tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mendukungnya. Itu berarti menciptakan kebijakan yang jelas lingkungan untuk bisnis Anda, menggabungkan semua poin yang telah kita bahas, bersama dengan setiap orang lain yang ingin Anda tambahkan. Maka Anda akan perlu untuk mendukung itu dengan pelatihan staf dan memperkuat komitmen Anda dengan terus-menerus menekankan pentingnya lingkungan etika dalam komunikasi Anda dengan karyawan. Anda dapat menggunakan hari bumi itu sendiri sebagai cara yang bagus untuk menendang hal off-lebih banyak ide tentang apa yang harus dilakukan di pos besok. Sangat mudah untuk mengatakan hal yang benar, tapi melakukan hal yang benar melibatkan menanamkan rasa hormat terhadap lingkungan dalam semua aspek bisnis, dan itu butuh waktu, tenaga, dan organisasi. Kesimpulan Dalam artikel ini, Anda telah belajar tentang isu-isu etis lingkungan dalam bisnis. Kita telah melihat etika lingkungan apa artinya dan bagaimana hal itu dapat diterapkan dengan dunia bisnis, dan kita telah membahas sepuluh hal yang dapat Anda lakukan untuk mempraktekkan etika lingkungan dalam bisnis Anda. Seperti yang saya sebutkan, Spesifikasi dapat bervariasi banyak untuk perusahaan yang berbeda dalam industri yang berbeda, tapi saya harap posting ini telah memberikan kerangka kerja berguna yang berpikir tentang etika lingkungan dan membangun lingkungan kebijakan yang masuk akal untuk Anda bisnis tertentu. Besok, kita akan fokus pada hari bumi itu sendiri dan melihat bagaimana Anda dapat menandai kesempatan. Melihat Anda kemudian!
NILAI PENGELOLAAN LINGKUNGAN BAGI PERUSAHAAN Pengelolaan lingkungan industri merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar industri tetap berjalan dan berkelanjutan. Lingkungan sebagai salah satu pilar dari tiga pilar pembangunan berkelanjutan mempunyai peranan penting dalam keberlangsungan industri. Pembangunan industri berkelanjutan mencakup tiga aspek yaitu lingkungan Environment, ekonomi Economy dan sosial/ kesempatan yang sama bagi semua orang Equity dikenal sebagai 3E. Aspek lingkungan tidak berdiri sendiri namun sangat terkait dengan dua aspek lainnya. Dalam kegiatan internal industri peluang untuk memadukan aspek lingkungan dan ekonomi sangat besar, tergantung bagaimana cara mengelola lingkungan dengan bijak dan menguntungkan. Faktor sosial yang sebagian besar menyangkut masyarakat sekitar atau di luar industri juga sangat terkait dengan pengelolaan lingkungan. Kaitan lingkungan dengan ekonomi dan sosial dalam suatu kegiatan industri mencakup beberapa hal, di antaranya adalah biaya pengelolaan, bisnis, investasi, citra perusahaan, perdagangan, serta kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar. 1. Biaya Berkaitan dengan Pengelolaan Lingkungan Apabila perusahaan ditanya mengenai biaya yang berkaitan dengan lingkungan maka jawaban yang pertama kali adalah biaya pengelolaan atau lebih sempit lagi biaya pengolahan limbah. Biaya yang berkaitan dengan lingkungan bagaikan fenomena gunung es di laut iceberg. Gunung es di laut yang tampak hanyalah bagian di atas permukaan , namun bagian terbesar adalah yang berada di bawah permukaan laut. Bagian yang tampak dari gunung menggambarkan biaya pengolahan limbah, yang hanya nampak kecil. Namun bagian yang tak tampak dari gunung es menggambarkan biaya yang berkaitan dengan biaya peraturan, biaya sertifikasi, biaya litigasi, biaya pembuangan dan penimbunan, biaya bahan yang hilang menjadi limbah, biaya menjaga citra perusahaan, dan biaya lain yang berkaitan dengan pengurusan permasalahan lingkungan. Dengan demikian maka sebenarnya biaya terkait dengan pengelolaan lingkungan bagi industri sangat besar, dan biaya ini semakin tinggi bagi industri yang mengabaikan lingkungan. Pengelolaan lingkungan terkait erat dengan bisnis maupun perdagangan global. Sertifikasi sistem manajemen lingkungan ISO 14001 merupakan salah satu aspek lingkungan dengan bisnis dan perdagangan global. Keterkaitan pengelolaan lingkungan industri dengan bisnis Banyak industri yang melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik karena dorongan bisnis, dan hal ini merupakan sesuatu yang positif bagi lingkungan. Pemakaian bahan berbahaya dan beracun baik pada proses maupun produk semakin mendapat tekanan dari konsumen. Ada beberapa kasus pembeli yang membatalkan permintaan akan produk industri hanya karena perusahaan tidak melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik. 3. Lingkungan dan Investasi Perbankan Dalam rangka investasi untuk pendirian industri dilakukan studi kelayakan baik aspek ekonomi, teknik dan lingkungan. Meskipun dari sisi kelayakan ekonomi dan teknik telah terpenuhi, namun apabila kelayakan lingkungan tidak terpenuhi maka investor atau bank tidak akan mengucurkan dana bagi keperluan investasi. Terkait dengan hal dimaksud, Bank Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia PBI tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum, yang mengatur bahwa penilaian terhadap prospek usaha sebagai unsur kualitas kredit, meliputi penilaian terhadap upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup. Pada Pasal 10 mengenai Kualitas Kredit ditetapkan berdasarkan faktor penilaian sebagai berikut a. prospek usaha; b. kinerja performance debitur; dan c. kemampuan membayar. Pasal 11 ayat 1 menyebutkan bahwa Penilaian terhadap prospek usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf a meliputi penilaian terhadap komponen-komponen sebagai berikut a. potensi pertumbuhan usaha; b. kondisi pasar dan posisi debitur dalam persaingan; c. kualitas manajemen dan permasalahan tenaga kerja; d. dukungan dari grup atau afiliasi; dan e. upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup. 4. Lingkungan dan Citra Perusahaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang disingkat PROPER merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup KLH untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi. Prinsip dasar dari pelaksanaan PROPER adalah mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrument insentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang baik dan instrumen disinsentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang buruk. Sistem peringkat kinerja PROPER mencakupi pemeringkatan perusahaan dalam 5 lima peringkat warna yang mencerminkan kinerja pengelolaan lingkungan secara keseluruhan, yaitu emas, hijau, biru, merah dan hitam Perusahaan berperingkat merah dan hitam merupakan perusahaan yang belum taat, perusahaan berperingkat biru adalah perusahaan yang taat, sedangkan perusahaan hijau dan emas adalah perusahaan yang pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan. Dengan demikian untuk perusahaan berperingkat emas, hijau, dan biru mendapatkan insentif reputasi, sedangkan perusahaan yang berperingkat merah dan hitam mendapatkan disinsentif reputasi. Peringkat merah dan hitam menunjukkan pengelolaan lingkungan yang masih kurang, dan pada gilirannya industri harus mengeluarkan sumberdaya yang dipunyai untuk memperbaiki pengelolaan dan kinerja lingkungannya. Peringkat merah dan hitam selain menyangkut citra perusahaan juga berhubungan dengan bisnis dan investasi. 5. Lingkungan dan Issu Global Pemanasan global global warming, terbentuknya lubang ozon merupakan contoh issu global lingkungan di antaranya disebabkan oleh kegiatan industri. Konsentrasi karbon dioksida hasil pembakaran hidrokarbon meningkat tajam sejak terjadinya Revolusi Industri, diyakini sebagai penyebab terjadinya pemanasan global. Pemanasan global ini dengan mudah dapat disamakan dengan efek rumah kaca greenhouse effect. Rumah kaca apabila terkena sinar matahari maka suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi dibanding dengan suhu di luar. Demikian pula pengaruh kadar karbon dioksida yang tinggi di atmosfer mepunyai efek yang sama dengan rumah kaca. Dengan semakin tingginya emisi karbon dioksida, industri dituntut untuk menggunakan energi dengan efisien dan mengurangi emisi karbon dioksida. Program Mekanisme Pembangunan Bersih [Clean Mechanism Develpomant] dikembangkan untuk mengurangi emisi karbon dioksida secara global. Lubang ozon ozone depletion merupakan permasalahan lingkungan terkini terkait dengan kegiatan industri. Ozon O3 di lapisan statosfer berfungsi menyerap radiasi ultraviolet uv membentuk senyawa oksigen O2 dan radikal oksigen O*. Dalam keadaan setimbang akan terjadi reaksi balik antara oksigen dengan radikal oksigen membentuk ozon. Adanya emisi CFC di bagian atas atmosfer akan bereaksi dengan radiasi ultraviolet menghasilkan radikal khlorine Cl. yang selanjutnya berfungsi sebagai katalis peruraian ozon. Pembatasan pemakaian bahan-bahan kimia penyebab kerusakan ozon dilakukan agar terbentuknya lubang ozon dapat dicegah. 6. Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan Produksi dan konsumsi berkelanjutan adalah penggunaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dan meningkatkan kualitas kehidupan, dengan meminimalkan pemakaian sumber daya alam dan bahan-bahan beracun, memperkecil timbulan limbah dan pencemar selama daur hidup produk sehingga tidak mengorbankan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya. Pengelolaan lingkungan bagi industri tidak hanya terbatas pada lingkungan internal dan sekitarnya saja tetapi sangat terkait dengan pengelolaan sumber daya yang diperlukan, pemakaian produk oleh konsumen sampai pada pertimbangan bagaimana bila produk sudah tidak digunakan lagi dan menjadi limbah. Konsumen mempunyai peran penting dalam menentukan keberlangsungan industri. Kampanye mengenai produk berwawasan lingkungan green product memaksa industri untuk selalu mendesain produk yang ramah lingkungan.
4. Pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan1. Nilai Pengelolaan Lingkungan Bagi PerusahaanPengelolaan lingkungan industri merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar industrytetap berjalan dan berkelanjutan. Lingkungan sebagai salah satu pilar dari tiga pilarpembangunan berkelanjutan mempunyai peranan penting dalam industri berkelanjutan mencakup tiga aspek yaitu lingkunganEnvironment,ekonomi Economy dan sosial/ kesempatan yang sama bagi semua orangEquity dikenal sebagai 3E. Kaitan lingkungan dengan ekonomi dan sosial dalam suatu kegiatanindustri mencakup beberapa hal, di antaranya adalah biaya pengelolaan, bisnis, investasi, citraperusahaan, perdagangan, serta kesehatan dan keselamatan masyarakat Tempat Kedudukan dan Tempat PerusahaanA. Pengertian / Arti Definisi Lokasi PerusahaanLokasi Perusahaan adalah suatu tempat di mana perusahaan itu malakukan kegiatan perusahaan dapat berbeda dengan lokasi perusahaan, karena kedudukan perusahaanadalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan. Contoh bentuk lokasi perusahaan adalahpabrik tempat memproduksi Faktor-Faktor Pokok Penentu Pemilihan Lokasi Industri– Letak dari sumber bahan mentah untuk produksi– Letak dari pasar konsumen– Ketersediaan tenaga kerja– Ketersediaan pengangkutan atau transportasi– Ketersediaan energyC. Jenis-Jenis Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintahLokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan di luar lokasi yangtelah perusahaan yang mengikuti sejarahLokasi perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai sejarah tertentu yang dapat memberikanpengaruh pada kegiatan perusahaan yang mengikuti kondisi alamLokasi perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih karena sudah dipilihkan oleh emas di cikotok, tambang aspal di buton, tambang gas alam di bontang kaltim,dan lain Perusahaan yang Mengikuti Faktor-faktor EkonomiLokasi perusahaan jenis ini pemilihannya dipengaruhi oleh banyak faktor ekonomi seperti faktorketersedian tenaga kerja, faktor kedekatan dengan pasar, ketersediaan bahan baku, dan Perusahaan dan Lembaga SosialWalaupun segala kegiatan diarahkan untuk memperoleh keuntungan, perusahaan sebagailembaga sosial menawarkan kesempatan kerja, dan membayar pajak bagi dikemukakan bahwa perusahaan merupakan suatu unit kegiatan produksi untukmenyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan motif memperoleh keuntungan. Unitkegiatan itu sering disebut sebagai lembaga sosial seperti lembaga sosial lainnya misalkankehidupan keluarga RT, desa, kota, kecamatan, kabupaten atau suatu kelompok manusia yangmempunyai tujuan tertentu seperti Yayasan sosial, Koperasi dll.
Ghina Nurjihan / 23216021 IT-022234 Penulisan ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi tugas rangkuman softskill mata kuliah Pengantar Bisnis. Dengan adanya tugas ini diharapkan penulis dan masyarakat umum dapat memahami tentang Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan. Materi yang akan dibahas dalam blog ini antara lain pengertian perusahaan, tempat kedudukan dan letak perusahaan, perusahaan dan lembaga sosial, berbagai macam lingkungan perusahaan dan pengaruhnya terhadap perusahaan, dan yang terakhir pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan. Penulis menggunakan metode studi pustaka dengan mencari referensi-referensi yang berhubungan dengan materi ini yang diperoleh dari buku-buku dan internet. PERUSAHAAN Pengertian Perusahaan Menurut Molengraaff, Perusahaan merupakan Perbuatan yang dilakukan secara terus menerus untuk mendapatkan penghasilan. Caranya dengan memperdagangkan barang atau mengadakan perjanjian perdagangan. Molengraaff lebih menonjolkan perubuatannya, jadi hanya meliputi kegiatan usaha bukan sebagai badan usaha. Menurut Polak, Perusahaan dari segi komersilnya adalah Perusahaan yang memerlukan perhitungan laba rugi yang di catat dalam pembukuan. Laba merupakan tujuan utama setiap perusahaan. Menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982, Perusahaan merupakan Bentuk usaha yang menjalankan usahanya bersifat tetap, terus menerus, yang didirikan bekerja, dan berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia yang bertujuan memperoleh laba/keuntungan. Tempat Kedudukan dan Letak Perusahaan Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung untuk menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Ketepatan pemilihan letak dan tempat akan berdampak baik untuk kelancaran perusahaan maupun efiensi biaya produksi. Maka harus di putuskan dengan baik yang ditinjau dari aspek ekonomi maupun aspek teknis. Disamping itu juga harus memikirkan fleksibilitasnya terhadap rencana dimasa depan dalam hal perluasan pabrik, diversifikasi produksi, daerah pemasaran hasil produksi, perubahan dan perluasan bahan baku, dll. Tempat kedudukan perusahaan merupakan kantor pusat perusahaan tersebut, dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain. contohnya lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dsb. Letak perusahaan merupakan pabriknya, dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan salah satu faktor penting untuk menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya-harga bahan mentah/bahan pembantu -upah buruh -tanah -pajak -tingkat bunga -biaya alat produksi tahan lama -biaya atas jasa pihak ketiga Jenis-jenis Letak Perusahaan Terikat pada alam umumnya karena ketersediaan dan kemudahaan bahan baku. contohnya Perusahaan pertambangan timah di Indonesia memilih letak perusahaannya di Pulau Bangka dan Perusahaan pembibitan bunga memilih letak di Puncak karena iklimnya mendukung. Berdasarkan sejarah menjalankan aktivitasnya disuatu daerah tertentu karena alasan yang hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah. contohnya perusahaan batik didirikan di Yogyakarta, karena awalnya batik dikerjakan para wanita keraton. Ditetapkan pemerintah atas dasar pertimbangan keamanan, politik, kesehatan, dll. contohnya Perusahaan bahan kimia ditentukan lokasinya agar sedikit terisolir dari masyarakat sekitar supaya limbah yang dihasilkan tidak mengganggu masyarakat. Dipengaruhi faktor-faktor ekonomi faktor yang berpengaruh penting dalam perusahaan yang bersifat industri adalah kedekatan dan ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, kemudahan transportasi serta kedekatan pasar, dan kesesuain iklim Perusahaan dan Lembaga Sosial Perusahaan adalah tempat suatu kegiatan produksi dan tempat berkumpulnya semua faktor produksi dengan tujuan mendapatkan laba. Lembaga sosial adalah satu jenis lembaga yang mengatur tata cara dalam melakukan hubungan antar manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup. Secara umum, dunia usaha didirikan untuk memenuhi keinginan manusia berupa barang dan jasa. Dalam pencapaiannya selalu terjadi interaksi antara perusahaan dengan lingkungannya, terutama dengan lingkungan eksternal yang tidak dikuasi langsung oleh perusahaan. Pada akhirnya akan memunculkan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pihak-pihak yang berhubungan secara langsung atau tidak dengan perusahaan, maka perusahaan harus memperhitungkan dampak sosial ekonomi yang akan dirasakan oleh pihak-pihak yang terkait. 2. LINGKUNGAN PERUSAHAAN Berbagai Macam Lingkungan Perusahaan dan Pengaruhnya Terhadap Perusahaan Lingkungan perusahaan dibedakan menjadi 2, yaitu Lingkungan Eksternal Tidak berpengaruh langsung terhadap kegiatan perusahaan. Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi Lingkungan eksternal makro tidak berpengaruh langsung terhadap kegiatan usaha. contohnya Politik dan Hankam, Hukum, Perekonomian, Pendidikan dan Kebudayaan, Sosial, Kependudukan, dan Hubungan Internasional Lingkungan eksternal mikro berpengaruh langsung terhadap kegiatan usaha. contohnya Pemasok/supplier, Perantara, Teknologi, serta Pasar 2. Lingkungan Internal Faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contohnya Tenaga kerja, Peralatan dan mesin, Permodalanpemilik,investor,pengelolaan dana, Bahan mentah-setengah jadi-pergudangan, Sistem informasi & administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan. Pengaruhnya terhadap perusahaan Lingkungan fisik, energi, dan konservasi sulit diatasi dan memakan banyak biaya Ekologi ilmu yang mempelajari hub manusia dengan lingkungannya Polusi pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran sampah awet Lingkungan hukum yang mengandung hukum publik dan privat Lingkungan internasional konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. Lingkungan pemerintah pemerintah memberi bantuan pada bidang komunikasi, financial dan transportasi. Lingkungan perekonomian dan perpanjangan memungut biaya pajak Pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan Bisnis akan selalu dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan sangat erat. Apabila tidak mampu beradaptasi dengan baik maka lambat laun akan tersingkir oleh perusahaan-perusahaan yang lebih baik. Pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan ada 2, yaitu Pendekatan yang berorientasi Produsen producer oriented aproach Pada pendekatan ini produsen merupakan hal yang terpenting atau perusahaan sebagai titik sentral , sedangkan konsumen masy sebagai faktor sekunder. 2. Pendekatan yang berorientasi Konsumen customer oriented aproach Pada pendekatan ini konsumen sebagai titik sentral sedangkan produsen sebagai faktor sekunder yang harus melayani kebutuhan harus selalu melihat kebutuhan dan keinginan mayarakat yang selalu berubah agar tetap bertahan di kancah persaingan. KESIMPULAN Perusahaan merupakan suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Perusahaan dan lembaga sosial harus berjalan secara beriringan karena perusahaan dalam mendapatkan laba harus tahu tata cara dalam melakukan hubungan antar manusia agar perusahaan tersebut berjalan dengan lancar. Tidak hanya dengan lembaga sosial dengan lingkungan sekitar pun harus berjalan beriringan juga agar tidak ada masalah dalam menjalan suatu perusahaan. REFERENSI Chrtistin H., Nurlela, Sugiarto, Paulus, Pengantar Bisnis. Gramedia.
pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan